Sahabat Selamanya

     Di sebuah kota yang sangat padat penduduk, terdapat sebuah sekolah yang yang sangat luas dan indah, memang sekolah itu berlokasi di pinggiran kota, akan tetapi murid-murid di situ sangat tanggap, aktif dan cerdas sekali.

     Di sekolah itu ada setiap kelas dihuni sekitar 32 anak, dari awal masuk mereka semua belum saling mengenal, tetapi makin hari mereka saling mengenal, Dina salah satu murid di kelas 9D anak yang sangat aktif, dia mudah sekali bercengkrama dengan siapapun, sampai suatu hari dia berteman dengan Vivi, Diva dan Ratna.

      Dina berharap bisa berteman bahkan bisa menjalin hubungan persahabatan yang erat, setiap hari mereka selalu bersama, mulai dari berangkat sekolah, ke kantin, sholat hingga pulang mereka selalu bersama-sama. Persahabatan yang dijalin oleh 4 anak itu sudah lumayan lama hampir 1 tahun.

      Akan tetapi ada seseorang yang sangat tidak menyukai persahabatan mereka, hingga pada suatu hari Vivi kehilangan sebagian uang jajan ny, lalu mereka ber-3 membantu mencari uang jajan Vivi yang hilang, bagi Fani (si perusak persahabatan mereka ber-4) ini adalah peluang besar bagi dirinya untuk merusak persahabatan mereka.

     Lalu Fani menuduh bahwa Dina lah yang mencuri uang Vivi, akan tetapi Vivi tidak langsung percaya kepada Dina, Vivi bertanya kepada Dina, Dina menjelaskan bahwa ia sama sekali tidak mencuri atau mengambil uang nya. Fani yang terus-terusan menuduh Dina dan mengompori Vivi berharap akan percaya dengan kata-kata nya.

     Dan pada akhirnya Vivi mempercayai omongan Fani, pada saat itu Vivi termakan oleh ego nya sendiri sehingga ia sangat percaya dengan perkataan Fani. Lalu Vivi sangat marah dan memaki Dina hingga habis-habisan.

      Fani sangat gembira sekali karena pada akhirnya Vivi mempercayai omongan nya, Fani sangat senang karena usaha nya untuk menghasut Vivi tidak sia-sia. Disaat Fani melangkah untuk meninggalkan mereka, Fani mendengar bahwa Vivi dan teman nya telah memutuskan hubungan persahabatan nya dengan Dina

     Fani bertambah senang karena persahabatan yang selama ini ia benci akhirnya putus juga, disaat yang bersamaan Dina sangat terpukul dengan kata-kata yang diucapkan oleh ke-3 sahabat nya itu. 

     Pada akhirnya Dina sangat sedih sekali, dan tidak mau mendekati siapapun lagi. Berselang beberapa hari Dina duduk termenung dan di hampiri oleh temannya sekelas juga yang bernama Tika

     Tika menanyakan mengapa ia duduk termenung dan sendirian di kelas, mengapa ia tidak bersama dengan sahabat nya itu, lalu Dina menjawab jika ia sudah tidak bersahabat lagi dengan mereka ber-3 itu. Tika menanyakan mengapa sdh tdk bersahabat, lalu Dina menjelaskan semuanya.

     Tika sangat terkejut sekali mendengar penjelasan Dina tersebut, Tika ikut sedih karena dia menyayangkan hal tersebut harus terjadi. Bel lun berbunyi saat nya pelajaran di mulai. Saat istirahat Tika menjelaskan kenapa ia harus memusatkan persahabatan nya dengan Dina. Vivi lalu menjelaskan mengapa ia harus memutuskan persahabatan nya dengan Dina.

     Lalu Tika memberi tau bahwa Fani itu adalah anak yang sangat licik, ia selama ini Fani tidak menyukai persahabatan mereka ber-4. Fani selalu ingin menghancurkan persahabatan mereka, tetapi selalu gagal.

      Pada saat itu ia merasa sangat bersalah kepada Dina, karena ia tidak mempercayai sahabat nya sendiri, malah ia percaya dengan Fani yang telah membohongi nya itu. Lalu Vivi dan sahabatnya itu pergi ke kelas untuk meminta maaf dan mengajak ny bersahabat lagi dengan nya.

      Fani yang mengetahui hal ini sangat benci sekali dan ingin merusak persahabatan mereka ber-4 lagi, akan tetapi selalu gagal karena mereka ber-4 saling mempercayai satu sama lain dan mereka pun berjanji tak akan mengambil keputusan dengan ego dan amarah. 

Dan pada akhirnya mereka bersahabat hingga lulus sekolah bahkan hingga memiliki keluarga masing-masing.

Komentar

  1. Masya allah terharu saya baca nya kak..
    Semangat terus kak.. Kisah ini mengajarkan begitu indah nya sebuah persahabatan.. Saya suka sekali kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah terima kasih kak sudah membaca dan komen ny😊

      Hapus
  2. Alhamdullilah good job semangat terus ditunggu cerita selanjutnya.

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Terimakasih kasih pak...kasih nilai plus ya pak🤭

      Hapus

Posting Komentar